Mengurangi Downtime Pada Cooling Tunnel Line 4 Melalui Implementasi Scrapper Dan Modifikasi Desain Dengan Metode RCA PT.XYZ

Studi Kasus di PT.XYZ Pada Lini Produksi Makanan

Authors

  • Achmad Ripai Lubis Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin
  • Athiyyah Rezki Melati Universitas Muhammadiyah A.R Fachrudddin
  • Meli Indriani Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin
  • Elin Febriyanti Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin

Keywords:

Cooling tunnel, Downtime, Efisiensi produksi, RCA, Slip

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi downtime pada cooling tunnel Line 4 di PT. XYZ yang diakibatkan oleh slip pada belt conveyor. Downtime tersebut mengganggu kelancaran proses produksi dan berdampak negatif terhadap pencapaian target output. Berdasarkan data downtime semester 1 tahun 2017, diketahui bahwa downtime pada cooling tunnel mencapai 0,99%. Penyebab utama teridentifikasi sebagai penumpukan serbuk cokelat pada roll support dan evaporator yang tertutup serbuk biskuit, yang menyebabkan belt conveyor selip dan peningkatan suhu cooling tunnel. Untuk mengatasi masalah ini, digunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA). Tahapan analisis dimulai dengan brainstorming dan diagram sebab-akibat untuk mengidentifikasi akar masalah. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap kondisi scrapper dan roll support. Berdasarkan hasil analisis, diimplementasikan beberapa solusi teknis, antara lain: penambahan scrapper di output cooling tunnel, pemasangan guidance pada lubang evaporator, dan peninggian roll support nampan sebesar 10 mm. Setelah implementasi perbaikan, dilakukan evaluasi hasil dengan membandingkan data downtime sebelum dan sesudah tindakan. Hasilnya menunjukkan penurunan downtime signifikan dari 0,99% menjadi 0,17%, sesuai dengan target SMART yang telah ditentukan. Penurunan ini menunjukkan bahwa pendekatan RCA mampu mengidentifikasi masalah secara tepat dan memberikan solusi efektif. Modifikasi yang dilakukan juga distandardisasi sebagai bagian dari prosedur tetap dalam perawatan mesin ke depan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan sederhana namun tepat sasaran dapat memberikan dampak besar dalam meningkatkan efisiensi produksi.

 

References

Alifia, R. T., & Dhamanti, I. (2022). Implementation of Root Cause Analysis on Patient Safety Iincidence in Hospital: Literature Review. Journal of Public Health Research and Community Health Development, 6(1), 14–20. https://doi.org/10.20473/jphrecode.v6i1.31556

Arum, K., Metode, M., & Cause, R. (2025). Jurnal Hasi Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta. 04(01), 23–34.

MELINIAR, N. (2023). Inovasi Design dan Perancangan Sistem Pneumatic Gripper Pick and Place Otomatis Sebagai Alat Handling dan Sortir Kualitas Biskuit pada Line Production …. https://repository.its.ac.id/112192/1/2039201069-Project_Report.pdf

Nursyanti, Y., & Partisia, R. (2024). Analisis Discrepancy Inventaris di Gudang Menggunakan Root Cause Analysis. 3(3), 313–323.

Audina, S., & Bakhtiar, A. (2021). Analisis Pengendalian Persediaan Aux Raw Material Menggunakan Metode Min-Max Stock Di Pt. Mitsubishi Chemical Indonesia. J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 16(3), 161–168. https://doi.org/10.14710/jati.16.3.161-168

Handayani, R., & Afrianandra, C. (2022). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dalam Menetapkan Periodic Order Quantity (Poq) (Studi Kasus Pada Pabrik Tempe Soybean). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 7(2), 308–323. https://doi.org/10.24815/jimeka.v7i2.21435

Downloads

Published

2025-11-15

How to Cite

Ripai Lubis, A., Rezki Melati, A., Indriani, M., & Febriyanti, E. (2025). Mengurangi Downtime Pada Cooling Tunnel Line 4 Melalui Implementasi Scrapper Dan Modifikasi Desain Dengan Metode RCA PT.XYZ: Studi Kasus di PT.XYZ Pada Lini Produksi Makanan. Jurnal Teknik Industri Manajemen Dan Manufaktur, 2(1), 157–165. Retrieved from https://ejournal.up45.ac.id/index.php/jtim/article/view/2355

Issue

Section

Tim Redaksi Jurnal JTIM